Mahasiswa Pascasarjana Ikuti Orientasi Aswaja dan Ke-Annuqayah-an

INSTIKA Sabtu, 25 Mei 2024 16:44 WIB
165x ditampilkan Berita Pascasarjanaua Orientasi Aswaja Keannuqayahan

Guluk-guluk, Pascasarjana Institut Ilmu Keislaman Annuqayah menggelar Orientasi Aswaja dan Ke-Annuqayah-an kepada mahasiswa Pascasarjana kelas khusus di Aula KH. Abd. Basith AS, Sabtu, (25 Mei 2024).

Direktur Pascasarjana Instika, Dr. H. Damanhuri, M.Ag menjelaskan dalam sambutannya bahwa Pascasarjana Instika sudah lama didirikan di kampus Instika. Karenanya, ia mengatakan ada banyak hal yang sudah dilakukan oleh Pascasarjana Instika, termasuk akreditasi yang kini sudah berstatus baik sekali.

"Secara institusional kita dikelola secara profesional. Untuk tahun akademik 2024-2025 akan membuka program studi baru, Ekonomi Syariah (ES). Sumber Daya Manusia (SDM) kita memiliki 6 dosen tetap yang semuanya bepredikat doktor. Lulusan dari berbagai perguruan tinggi Indonesia dari ujung barat hingga ujung timur. Kalau dihitung semuanya ada 20 doktor di sini," katanya.  

Pak Daman berharap mahasiswa agar menjadikan Pascasarjana sebagai rumah bersama di dalam menempuh pendidikan tinggi.

“Pascasarjana ini kita jadikan sebagai tempat belajar mengenal akidah secara wasathiyah, berprilaku lebih santun dan beradab serta belajar bersanad yang lebih mutawatir hingga bisa mengembangkan diri sendiri, karir dan masa depan yang lebih bermartabat," katanya.

Wakil Rektor III, Dr. Ach. Khatib, M.Pd menyambut antusias mahasiswa Pascasarjana yang bergabung di Instika sambil menjelaskan visi dan misi Instika dan Universitas Annuqayah serta Pondok Pesantren Annuqayah.

"Selamat datang kami di kampus Instika dan Universitas Annuqayah dalam situasi yang berbeda dari sebelumnya. Bapak ibu kini sudah menjadi mahasiswa Pascasarjana. Salah satu tagline kampus di Annuqayah adalah Tatakrama berwawasan lingkungan. Tafaquh artinya bersungguh-sungguh mengembangkan keilmuan,” katanya.

Alumni Program Doktoral Universitas Islam Negeri (UIN) Tulungagung itu menegaskan agar kehadiran dalam perkuliahan menjadi prioritas di Pascasarjana Instika.

“Jadi, yang semula ada pikiran kuliah itu untuk ijazah. Mungkin terlintas begitu itu segera diperbaiki. Minimal tesis bapak ibu nanti ada yang hal yang bisa disumbangkan untuk pengembangan kelimuan. Kehadiran tolong dijaga dan manfaatkan waktu selama ada di sini," ujarnya.

Diketahui, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi Aswaja dan Ke-Annuqayah-an oleh Wakil Rektor I Instika, Dr. KH. Ach. Maimun, M.Ag dan penyampaian teknis perkuliahan oleh Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam Kepesantrenan oleh Dr. Abd. Warits, M.Pd.

Pewarta: Abd. Warits 

Editor: Firdausi