613 Mahasiswa INSTIKA akan Laksanakan KKN Integratif di 8 Kecamatan

INSTIKA Selasa, 14 Juni 2022 05:38 WIB
51x ditampilkan Galeri Headline Berita

Guluk-Guluk - INSTIKA - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep akan melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif 2022 pada 25 Juli hingga 25 Agustus 2022.

KKN Integratif merupakan kegiatan yang mengintegrasikan tiga kegiatan sekaligus, yaitu riset, pengabdian kepada masyarakat dan publikasi ilmiah. Menurut Kepala LP2M, Paisun, M.Pd.I., model KKN seperti ini juga disebutnya sebagai KKN Berbasis Luaran. "Istilah ilmiah dari KKN Integratif adalah KKN Berbasis OBE (Outcome Based Education)," kata Paisun di hadapan para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang mengikuti Sosialisasi Petunjuk Teknis KKN Integratif, Senin (13/06/2022) di Aula Pertemuan.

Dalam kegiatan KKN Integratif itu, lanjut Paisun, mahasiswa dan dosen akan berkolaborasi dalam melakukan riset dan pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, KKN Integratif ini salah satunya bertujuan untuk meningkatkan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa yang masih minim.

KKN Integratif itu akan berlangsung dalam tiga tahap. Pertama, perencanaan. Kedua, pelaksanaan. Ketiga, pelaporan dan evaluasi. Pada tahap pertama, kata Paisun, berisi kegiatan survei lokasi KKN oleh peserta dan DPL, pengajuan judul Riset dan PkM, pengajuan proposal riset dan PkM, dan kegiatan-kegiatan lain yang akan menunjang kelancaran pelaksanaan KKN.

Pada tahap kedua, dilakukan penyerahan secara simbolis peserta KKN di kecamatan, penyerahan langsung peserta KKN ke desa-desa oleh DPL, pelaksanaan riset dan pengabdian kepada masyarakat, menulis jurnal hasil riset dan submit ke jurnal, dan kegiatan-kegiatan lain selama pelaksanaan KKN.

Tahap selanjutnya, pemberian nilai oleh DPL, laporan cetak dan softfile ke LP2M, forum evaluasi, dan laporan pemuatan artikel di jurnal.

"Melalui model KKN Integratif itu diharapkan akan menghasilkan luaran berupa 69 artikel jurnal ilmiah yang sudah terbit di jurnal ber-ISSN, 69 laporan pengabdian kepada masyarakat, dan 69 karya mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI)," kata Paisun.

Terhitung 613 mahasiswa yang akan mengikuti kegiatan KKN Integratif tersebut. Dari keseluruhan peserta itu, 366 dari peserta putri dan 247 peserta putra. Menurut sekretaris LP2M, Muhammad Takdir, M.Hum., peserta putra dibagi menjadi 28 klompok dan putri menjadi 41 kelompok. "Dari 28 kelompok putra dibagi lagi menjadi kelompok yang tinggal di pondok, yakni 9 kelompok dan yang kalong 19 kelompok. Sementara yang mondok putri terdiri 24 kelompok dan kalong putri 17 kelompok," katanya.

Keseluruhan peserta KKN yang terdiri dari 69 kelompok tersebut ditempatkan di 8 kecamatan di Kabupaten Sumenep, yaitu untuk putra di kecamatan Batang-batang, Batu Putih, Dasuk, dan Ambunten. Sementara untuk putri ditempatkan di kecamatan Lenteng, Ganding, Guluk-Guluk dan Pragaan.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)