REKTOR: SAYA BANGGA DOSEN INSTIKA PRESENTASI DI FORUM INTERNASIONAL

INSTIKA Jumat, 4 Oktober 2019 18:19 WIB
155x ditampilkan Galeri Headline Berita

Jakarta - INSTIKA - Kementerian Agama RI kembali menggelar Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) 2019. Acara bergengsi di kalangan akademisi dan peneliti tingkat internasional ini digelar di Jakarta, Selasa-Jumat (1-4/10/2019). Tema besar untuk kegiatan yang ke-19 ini adalah “Digital Islam, Education, and Youth: Changing Landscape of Indonesian Islam.”

Dalam kegiatan tersebut, terdapat 450 paper yang lolos seleksi. 450 paper ini dibagi dalam beberapa subtema yaitu: Digitalization of Islamic Texts, Religious Authority and Fatwa in the Digital Age, Developing Models of Religious Education to Counter Conservatism and Radicalism, Islam, Youth and Social Media, dan subtema lainnya.

Adapun peserta panel dibagi menjadi tiga kelompok panel, yaitu open panel, selected panel, dan extended panel. Terdapat tiga dosen Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (INSTIKA) Guluk-Guluk Sumenep yang mempresentasikan papernya pada kelompok panel tersebut, yaitu Dr. Ulya Fikriyati, M.Ag., Ach. Khatib, M.Pd.I., dan Nuzulul Khair, MA.

Di samping itu, masih di acara yang sama, terdapat satu dosen INSTIKA lagi yang mempresentasikan hasil penelitiannya pada klaster International Collaborative Research kerja sama ANU Canberra Australia dengan Litapdimas Kemenag RI, yaitu Dr. H. Damanhuri, M.Ag.

Nuzulul Khair, MA., mempresentasikan papernya berjudul “Tipologi Sikap Beragama Pemuda Muslim Perspektif Online Disinhibition Effect: Studi Fenomenologi di Jejaring Sosial Facebook.”  Dr. Ulya Fikriyati mempresentasikan papernya berjudul “Pop-tafsir on Indonesian YouTube Channel: Emergence, Discourses, and Contestation.” Di samping mempresentasikan papernya, Dr. Ulya juga didaulat untuk mejadi moderator pada panel bedah buku. Sedangkan Ach. Khatib mempresentasikan papernya yang berjudul “Resiliensi Perempuan Madura atas Aliran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) di Madura.” Sedangkan judul hasil penelitian Dr. H. Damanhuri yang dipresentasikan adalah “Populisme Islam dan Problem Demokrasi Indonesia Pasca-Orde Baru.”

Untuk memberikan dukungan kepada para dosen yang berpartisipasi dalam AICIS ini, Rektor KH. Abbadi Ishomuddin, MA., hadir pada sesi presentasi masing-masing dosen tersebut. “Kami bangga dengan para dosen INSTIKA,” katanya mengungkapkan kebahagiaannya atas partisipasi dosen INSTIKA di forum internasional ini.

Penulis: Masykur Arif (LP2D)